Thursday, March 20, 2014

Taiwan Winter 2014 (complete part) : Taipei

Halo Sahabata EHSNOUTA, akhirnya ada waktu juga untuk melanjutkan postingan tentang Taiwan. Beberapa minggu ini adalah musim panen, dan kebetulan EHS pekerjaannya berhubungan dengan pertanian, maka kesibukan meningkat dengan drastis. Lagi pula ada masalah-masalah yang terjadi, misal Gunung Kelud meletus, sehingga abunya tersebar dimana-mana. Jadi dibutuhkan tenaga dan waktu ekstra untuk bersih-bersih hahaha .. Setelah itu EHS juga mengalami kecelakaan. Badan jadi kaku semua. Mau melakukan apapun jadi berat. Dan akhirnya, EHS punya waktu juga untuk menyelesaikan postingan terakhir tentang Taiwan. Ikuti saja ceritanya ya.


Sabtu, 18 Januari 2014.

Hari ini EHS kedatangan teman kuliah EHS dulu, namanya adalah Sony. Dia mengambil gelar Master di Taichung, dan sekarang sudah bekerja di kota lain (lupa nama kotanya hahaha). Dan senangnya lagi, dia akan menginap 1 hari khusus untuk menemani EHS hahaha ..


Hari ini jadwalnya adalah SHOPPING. EHS juga tidak sadar mulai dari kapan, tetapi EHS lumayan suka kegiatan belanja ini. Dan yang dibeli EHS ga jauh dari baju dan jaket. Dan akibatnya, lemari EHS sudah tidak muat karena jaket yang pasti memakan tempat hahaha ..

Tujuan pertama adalah Taipei Main Station (TMS), karena TMS ini dikelilingi mall-mall dan semua memiliki underground link dengan TMS. Tetapi akhirnya gara-gara mama EHS, kita semua jadi terlantar di depan (hanya) SATU toko sepatu yang memang harganya murah-murah dengan kualitas yang lumayan trendi. Tetapi menunggunya ga tanggung-tanggung, hampir 3 jam hahaha ..

Tujuan berikutnya adalah Wufenpu. Wah, wufenpu ini kesukaan EHS banget. Jadi ceritanya ada beberapa blok yang dibuat menjadi wilayah perdagangan ini. Tetapi sejauh mata memandang, yang dijual adalah baju-baju, celana, jaket, sepatu, underwear yang keren-keren. Jam buka kawasan ini mulai dari siang sampai hampir tengah malam. EHS dan teman EHS memisahkan diri dari rombongan, karena kalau barengan bisa-bisa EHS tidak dapat apa-apa. Perlu waktu berjam-jam baru puas. Misalkan EHS ada waktu ke Taiwan lagi, EHS bakal meluangkan waktu 1 hari full khusus untuk Wufenpu. Dan perlu diketahui, harga di Wufenpu ini merupakan harga yang lumayan murah. Karena toko-toko disini merupakan toko grosir juga. Jangan datang hari SENIN. Karena hari itu merupakan hari khusus grosir. Wufenpu ini juga merupakan tempat kulakan toko-toko yang tersebar di Taiwan. Selain itu, online shop dari negara-negara tetangga juga suka datang ke sini. Jadi begini, kalau mau baju yang murah dan simple, mereka ke Platinum Mall di Bangkok. Kalau mau yang mutu dan modelnya lebih bagus, dengan harga yang sedikit lebih mahal, mereka akan ke Wufenpu. Kalau mau yang modelnya lebih bagus lagi seperti Korea dengan harga yang lebih mahal lagi (walaupun masih termasuk murah), mereka akan ke Dongdaemun di Seoul. Wah, EHS sudah membocorkan rahasia para online shopper, jangan marah ya hehehe .. Ya walaupun sudah bocor, tidak mungkin juga pergi ke sana hanya untuk belanja 1-2 baju. Jadi online shop tetap sangat diperlukan kok.

Yang EHS suka lagi dari Wufenpu ini, kios-kiosnya dihias dengan interior yang lumayan bagus. Jadi kesannya belanja di boutique tapi dengan harga grosir. Dan seperti biasa, kalau di tempat belanja, EHS bawaannya suka lupa foto. Jadi EHS ambilkan dari OM GOOGLE.







Tuesday, March 11, 2014

EHS Kecelakaan ..

Halo Sahabat EHSNOUTA, kali ini EHS mau cerita tentang kejadian yang lumayan membuat EHS sedih, tetapi juga bersyukur. Ceritanya hari Rabu kemarin, seperti biasa EHS berangkat kerja dengan mengendarai mobil box. Beberapa hari yang lalu, kedua ban belakang EHS diganti yang baru. Tetapi EHS merasa ada yang tidak beres dengan bannya. Karena kadang bisa kanan atau kiri sendiri (sedikit).

Waktu kemarin seperti biasa, EHS melaju dengan kecepatan yang rata-rata 60-70 km/jam. Setelah beberapa saat, EHS memasuki jalanan yang ga seberapa lebar karena mulai masuk kota kecil. Banyak lubang di jalanan itu. Dan pada suatu waktu EHS menghindari lubang yang ga seberapa besar. Tetapi tiba-tiba ban EHS bisa ke kanan sendiri, yang biasanya cuma sedikit tetapi kali ini kekanannya sangat banyak sampai ke jalur sebelah. Dan ada mobil, maka EHS membanting ke kiri. Penyakitnya ternyata masih ada, dan EHS jadi ke kirinya kebablasan sehingga mobil tidak bisa dikendalikan. Akhirnya mobil EHS menabrak pohon di tepi jalan. Dan ingatan EHS berhenti sampai disini.

Beberapa detik kemudian, ingatan EHS kembali sampai EHS jatuh terlentang ke rumput-rumput di tepi jalan. EHS mencoba mencari mobilnya, dan ketemu. Mobilnya sudah terguling ke kanan. Dan ada cairan dari mobil yang mengucur. EHS takut kalau itu bensin dan bisa meledak. Makanya EHS berusaha bangun. Dunia seperti berputar. EHS pikir kalau EHS masih shock dengan kejadian ini. Jadi EHS menenangkan diri. Pada percobaan kedua, EHS akhirnya bisa berdiri dan sudah ada 2 orang yang datang dan membantu EHS berdiri dan menyebrang menuju ke rumah penduduk untuk beristirahat.

EHS masih mampu untuk menghubungi orang tua EHS. Tetapi EHS sudah sangat gemetar karena tegang dan takut. Semua masih terasa cepat, dan sulit untuk dipercaya.

Tidak lama kemudian orang tua EHS datang dan EHS dibawa ke UGD untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Setelah dirawat, EHS baru mengingat-ingat kejadian dengan jelas. EHS tetap tidak dapat mengingat bagaimana EHS keluar dari mobil. Padahal posisi pohonnya dekat dengan sopir. Kaca mobil pecah. Rasanya tidak ada jalan keluar. Tetapi EHS merasa bahwa keanehan terjadi. Karena EHS bisa keluar dan EHS tidak mempunyai luka yang serius, hanya luka ringan. Padahal bayangan EHS itu wajah EHS sudah penuh dengan luka karena kaca mobilnya pecah. Dan setelah jatuh di rumput, EHS merasa sangat tenang, bahkan EHS bisa bernyanyi di dalam hati, "Tuhan adalah gembalaku. Tak kan kekurangan aku. Dia membaringkan aku, di padang yang berumput hijau ...."

Dan setelah di foto, EHS sangat sehat. Tidak ada tulang retak atau patah dan semua berada di tempatnya. Sehingga EHS menjadi terharu dan sangat bersyukur atas penyertaan Tuhan dalam hidup EHS.

Dibawah ini adalah foto-foto mobil EHS beserta kondisi EHS pada hari pertama di rumah sakit.





EHS sangat bersyukur karena Tuhan Yesus sangat baik kepada EHS. Dan EHS berdoa agar Sahabat EHSNOUTA juga selalu dilindungi dan diluputkan dari malapetaka. God Bless You.

Tuesday, March 4, 2014

Shichidon

Shichidon merupakan salah satu restaurant yang menyediakan menu makanan Jepang. Lokasinya di Galaxy Mall Lantai 2, mall terbesar di daerah Surabaya Timur. Sebetulnya resto ini sudah lama buka, tetapi EHS baru dapat kesempatan mencoba sekarang.

Untuk kapasitas tidak seberapa banyak, mungkin sekitar 40 orang. Tetapi interiornya membuat nyaman pelanggan, dimanjakan dengan interior khas Jepang.





Untuk makannya, EHS sempat mencoba Gyu Tan Don (nasi dengan irisan lidah sapi) yang menurut EHS lumayan enak. Kalau EHS beri nilai, 7 dari 10. Untuk harga, menurut EHS masih normal. Dengan uang sebesar IDR 50,000 kita sudah mendapat gyu tan don dengan irisan yang agak banyak. Dengan menambah IDR 10,000 dapat memperoleh extra daging dan nasi. Dan inilah penampakannya.


Dan yang satu lagi ini merupakan favorite EHS, Chicken Katsu Curry. EHS adalah penggemar Curry Rice. Jadi EHS sangat cocok dengan makanan ini. Rasanya tidak mengecewakan. EHS beri nilai 8,5 dari 10. Harganya IDR 55,000 dengan porsi yang sudah cukup mengenyangkan. Tetapi, dengan menambah IDR 10,000 kita dapat porsi extra untuk ayam dan nasi.


Untuk keseluruhan, lumayan memuaskan. Jika kamu menyukai masakan Jepang, makan disini bisa menjadi pertimbangan yang bagus. Terutama pada saat ini ada promo discount 25% untuk makanan kedua dengan menggunakan kartu kredit BCA. Jadi, sebelum EHS pergi ke Jepang dan merasakan masakan Jepang sesungguhnya, EHS akan berlatih untuk makan makanan Jepang dahulu. Jepang, semoga kita cepat bertemu hehehe .. Amien.


Shichidon

Galaxy Mall 2nd Level, unit 14
Darmahusada Indah Timur 35 - 37
Surabaya
031 - 5932710

Tuesday, February 25, 2014

Taiwan Winter 2014 (part 4) : Yehliu + Jiufen + Jingungxi Waterfall + Keelung

Jumat, 17 Januari 2014.

Kali ini EHS akan membahas tempat favorite EHS selama trip ke Taiwan ini, yaitu bagian utara Taiwan. Dan enaknya lagi, kita sudah memesan taxi charter sedari Taipei. Jadi kita tidak perlu naik kereta api seperti waktu mengunjungi Hualien. Sebetulnya bisa juga naik transportasi umum seperti bus, atau kereta api. Tetapi akan sangat repot, apalagi EHS kan membawa emak dan juga ada kursi roda yang bakal merepotkan kalau naik bus. Kita membayar TWD 4000 (harga mungkin bisa berubah) untuk 10 jam. Mulai jam 09.00 - 19.00. Dan tujuan kita juga sangat penuh, yang tidak bisa kita dapatkan kalau memakai transportasi umum. Untuk memesan taxi ini bisa hubungi:

Meeky
Email: meeky589@yahoo.com.tw
Telp: +886921915586

Meeky ini banyak direkomendasikan oleh forum-forum tentang traveling. Sayangnya bahasa Inggrisnya kurang lancar, walaupun masih bisa dimengerti. Tetapi orangnya sangat baik, pelayanannya juga bagus sekali. Jadi wajar kalau banyak yang merekomendasikannya, karena sangat memuaskan. Jadwalnya juga sangat padat, tetapi jangan khawatir, karena dia bakal mencarikan penggantinya. Karena dia membentuk group taxi dengan teman-temannya. Jadi bakal selalu bisa melayani. Dan untungnya yang melayani kita Meeky sendiri, karena kita memesan sudah jauh-jauh hari. Dan kita juga sangat puas.


Yehliu Geopark.

Tujuan pertama kita adalah Yehliu Geopark, tempat ini sangat keren. Jadi ceritanya itu ada batu-batuan yang berada di pinggir pantai, terkena erosi, air laut, angin sehingga tercipta bentuk-bentuk aneh. Sebetulnya semua ada penjelasannya. Cuma EHS tidak akan bahas, kalau mau ya berangkat sendiri saja hahaha .. Biar gambar yang menceritakan kepada Sahabat EHSNOUTA.


Princess


Tuesday, February 18, 2014

Lanjutan Tragedi Gunung Kelud

Ketemu lagi dengan EHS masih di acara EHSNOUTA yang membahas tentang tragedi Gunung Kelud. Sebenarnya bukan gunungnya yang bakalan EHS bahas. EHS hanya ingin cerita betapa baiknya maskapai penerbangan yang bersedia mengatur ulang jadwal ataupun refund.

Ceritanya EHS benar-benar ingin menghemat walau hanya beberapa rupiah. Makanya waktu book tiket Surabaya - Jakarta - Surabaya, EHS mencari yang benar2 termurah. Dan dapatlah dari AirAsia. Kalau lewat web aslinya, IDR 660,000. Dan herannya lewat tiket.com, EHS dapat potongan sehingga EHS hanya bayar IDR 655,000. Dan EHS khilaf sesaat walau untuk lima ribu saja. Akhirnya EHS memilih lewat tiket.com.

Tetapi nasib mengajarkan kalau EHS harus rela kehilangan juga. Ceritanya kalau book lewat tiket.com, biarpun booknya pergi-pulang, kita tetap dapat 2 kode booking. Dan akhirnya kejadian bandara Juanda harus ditutup gara-gara Gunung Kelud. EHS mengajukan refund ke AirAsia. Karena pulangnya bandara sudah dibuka dan pesawat sudah berjalan seperti biasa, maka EHS hanya dapat refund perginya saja, pulangnya tetap hangus. Itu dikarenakan 2 kode booking. Misal EHS booking lebih mahal lima ribu dengan AirAsia langsung, EHS hanya dapat 1 kode booking untuk return, maka semua dapat di refund.

Hikmah buat EHS: Jangan terlalu pelit, nanti bakal kehilangan hahaha ..

Tetapi ada 1 lagi hikmah buat EHS, dikarenakan batal ke Jakarta, maka uang saku untuk Jakarta bisa digabung untuk trip selanjutnya di bulan Mei 2014. Yah, semua diambil positifnya saja lah. Kalau kebanyakan menyesal bakal stress juga hahaha ..

Jadi pesan EHS seperti mengutip dari Filipi 4:4 "Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan. Bersukacitalah!"

Saturday, February 15, 2014

Tragedi Gunung Kelud di Hari Kasih Sayang

Halo Sahabat EHSNOUTA, kali ini EHS mau membahas tentang meletusnya Gunung Kelud. Pada tanggal 13 Februari 2014 jam 22.49 WIB, beberapa jam sebelum Valentine's Day, Gunung Kelud yang berlokasi dekat dengan Kediri ini memuntahkan laharnya. Dan abunya sudah menyebar ke berbagai kota bahkan sampai ke Jogjakarta. EHS yang rumahnya dekat dengan TKP tentu juga kebagian abu dong. Dan parahnya lagi, banyak bandar udara yang ditutup termasuk Surabaya, Malang, Solo, Jogjakarta, Semarang.

Rencananya EHS akan bertemu dengan teman-teman sesama bloger di Jakarta pada tanggal 15 Februari 2014. Dan EHS sudah beli tiketnya berbulan-bulan yang lalu. Berita terakhir yang EHS terima bahwa tanggal 15 nya, bandara Juanda sudah dapat dipergunakan.

Tiba pada hari H, EHS bangun jam 3 pagi, karena untuk ke bandara diperlukan waktu kurang lebih 4 jam. Setelah mandi dan persiapan lainnya, EHS mendapat sms dari pihak penerbangan EHS bahwa penerbangan hari itu dicancel terkait abu dari letusan gunung. Yah kecewa sih pasti ada, karena EHS berarti sudah 2 kali gagal bertemu dengan teman-teman. Tetapi EHS mau berpikir positif. Keamanan nomor 1. Dan EHS juga mau berterima kasih kepada Tuhan, bayangkan saja kalau misalnya EHS baru saja terbang dan Gunung Kelud meletus. Pasti abunya sangat mengganggu penerbangan. Dan keselamatan EHS juga pasti terancam. Jadi EHS sangat bersyukur dan juga menyesal untuk para korban bencana Gunung Kelud.

Dan untuk teman-teman EHS yaitu Thea, Tomkuu, cik Yance, Icha, Kak Etna, dan Dodo (ga tau siapa lagi yang hadir) EHS meminta maaf juga karena EHS gagal untuk bertemu kalian lagi. Semoga diberi kesempatan dilain waktu. Waktu kita masih panjang. Mungkin bisa traveling bareng ke luar negri juga hehehe ..

Dan sekarang jam 5 pagi, maka EHS akan melanjutkan tidur EHS yang tertunda hahaha ..

Salam damai. Cintai bumi ini. Dan cintailah ploduk-ploduk Indonesia (wes ga nyambung, moto e wes 5 watt)

I Love You. Happy Valentine's Day.

Monday, February 10, 2014

Taiwan Winter 2014 (part 3) : Hualien + Taroko Gorge + Shilin Night Market

Kamis, 16 Januari 2014.

Hari ini kita melakukan perjalanan yang cukup panjang. Kita harus bangun pagi dan harus sudah sampai di Taipei Main Station jam 06.50 karena kita akan pergi ke Hualien dengan menggunakan kereta api reguler dengan harga TWD 340 dan pulangnya seharga sama TWD 340. EHS memesan kereta ini pada hari kedua. EHS takut tidak kebagian kereta. Ternyata tidak seramai yang EHS perkirakan. Tetapi tidak ada salahnya berjaga-jaga.

Kereta api di sini sangat nyaman. Kursinya dapat ditidurkan. Selain itu kita tidak boleh berbicara keras-keras, karena semua membutuhkan istirahat. Untuk menuju ke Hualien dibutuhkan waktu sekitar 3 jam. Tetapi karena kereta api menembus gunung, kota dan berada di pinggir pantai, maka pemandangan yang disuguhkan pun sangat menyenangkan. Apalagi EHS dapat menikmati matahari terbit waktu kereta berada di pinggir pantai. Sayangnya semua foto blur jadi malas untuk menampilkannya.

Akhirnya kita sampai di Hualien, dan karena Hualien cukup berada di dekat pegunungan, maka suhunya pun lebih dingin juga. Dan dari Hualien ini, kita sudah disambut dengan taxi yang akan mengantarkan kita untuk tour seharian mengelilingi Taroko Gorge. Sebetulnya dinas pariwisata sudah mempersiapkan bus berbayar dengan rute yang sama dengan harga yang hampir sama. Tidak enaknya ya kita harus menuruti waktu yang diberikan sama bus. Tetapi bus jalannya agak pagi, jadi kita akhirnya menyewa taxi yang sudah lumayan terpercaya karena sudah banyak dibahas di forum traveling dunia. Kita membayar TWD 3500 (harga untuk sat itu, mungkin harga bisa berubah) untuk semua dari pagi sampai tour selesai. Kalau dibagi orang 6 TWD 584 hampir sama dengan harga bus. Untuk yang berniat memesan taxi bisa hubungi:

Tiffany
Email: tiffany_935lk@yahoo.com.tw
Telp: +886912522118

Banyak yang memakai Tiffany, karena dia sangat sudah direkomendasikan di forum traveling seperti Tripadvisor dan Lonely Planet. Tiffany bisa berbahasa Inggris walaupun tidak lancar. Dan dia berbagi tugas dengan suaminya. Jadi dalam sehari mereka bisa keluar 2 taxi. Sayangnya suaminya kurang bisa berbahasa Inggris. Perlu diketahui, banyak orang Taiwan yang tidak bisa berbahasa Inggris makanya Tiffany banyak disukai traveling.

Pertama, kita akan dibawa ke pantai yang langsung berhubungan dengan Samudra Pasifik. Ombaknya ga begitu besar, tetapi arusnya kuat jadi tidak dianjurkan untuk berenang disini. Selain itu airnya sangat dingin karena musim dingin, jadi siapa juga yang mau berenang hehehe.




Monday, February 3, 2014

Taiwan Winter 2014 (part 2) : Taipei Zoo + Prawn Fishing

Rabu, 15 Januari 2014.


Taipei Zoo
How to get there: Metro Taipei Zoo

Karena kemarin malam pulangnya sangat malam (kita benar-benar dapat Metro yang terakhir sebelum tutup hahaha. Agak deg-degan juga sih, karena kita tidak tahu atau bisa dikatakan buta arah di jalanan Taipei. Misalkan kita naik taxi, dan sopir taxi-nya nakalan pun kita tidak bakalan tahu. Jadi lumayan lega waktu kita tahu kebagian Metro terakhir hahaha ..), akhirnya kita bangun agak siang. Biar emak EHS bisa istirahat lebih lama juga.

Setelah selesai persiapan dan makan, kita berangkat menuju Taipei Zoo. Butuh waktu yang lumayan lama untuk menuju ke Taipei Zoo dari Ximending, kira-kira 1 jam lebih. Jadi kita dapat waktu tidur lebih lagi. Jangan khawatir kalau bakal kelewatan, karena Taipei Zoo adalah stasiun terakhir (pada saat EHS berangkat ini). Jadi biar kita ketiduran akan tetap dibanguni juga.


Friday, January 31, 2014

Year Of The Wood Horse

Halo Sahabat EHSNOUTA,


Hari ini merupakan perayaan tahun baru China. Dan bagi yang merayakan, EHS mengucapkan:

Happy Chinese New Year

Dan seperti yang kalian tahu, biasanya dalam perayaan ini anak kecil selalu senang. Karena mereka akan menerima hong pau / angpau yang berisi duit. EHS yang belum menikah tentu saja juga akan menerima hahaha .. Ya bisa dibilang untuk tambaah-tambahan uang saku lah (masih merasa anak sekolah wkwkwk).

Thursday, January 23, 2014

Taiwan Winter 2014 (part 1) : Ximending + Chiang Kai Shek + Taipei 101 + Shida Market

Halo Sahabat EHSNOUTA, baru berapa hari yang lalu EHS pulang dari Taiwan. Kita perginya berenam yaitu, papa, mama, EHS, meme, titi, dan emak. Karena emak EHS sudah tua umurnya 83 tahun, maka jalannya pun agak lambat. Karena itu EHS berusaha tanya bagaimana dengan berpergian dengan kursi roda (bukan sepatu roda lo ya hahaha). Dan ternyata pakai kursi roda di Taiwan sangat nyaman. Karena mereka peduli dengan orang yang berkekurangan. Jalan ataupun trotoar pasti memiliki jalan untuk kursi roda. Akses menuju Metro pun sangat mudah, karena banyak elevator yang disediakan. Berbeda dengan di Kuala Lumpur, di KL tidak semua stasiun memiliki elevator. Bahkan terkadang escalator juga tidak ada. Jadi sangat menyulitkan sehingga kita selalu pakai taxi. Taxi di KL juga tidak memakai argo. Jadi kita harus hafal jarak dan menawar tarif yang diberikan.

Untuk Visa Taiwan bisa dilihat disini http://ehsnouta.blogspot.com/2014/01/visa-visa-exempt-free-entry-taiwan.html

Karena penerbangannya yang connecting flight adanya malam, EHS takut kalau emak EHS kecapekan sebelum jalan-jalan, jadi EHS memutuskan untuk memakai penerbangan pagi dari Surabaya ke Kuala Lumpur dan menginap semalam di Kuala Lumpur. Keesokan harinya baru terbang ke Taiwan. Sehingga emak EHS bisa istirahat dengan cukup.  Jadi biarpun pergi kali ini kurang maksimal, tetapi EHS bersyukur karena masih bisa menyenangkan emak EHS.


Senin, 13 Januari 2014. 


Ximending
How to get there: Metro Ximen exit 6.

EHS tidak akan membahas tentang Kuala Lumpur lagi, jadi langsung saja ke Taiwan. Kita sampai di Taoyuan Airport sekitar jam 4 sore. Dan karena kita memakai kursi roda, maka kita batal memakai transportasi umum dan memilih untuk mencarter mobil. Sebetulnya dengan memakai bus kita hanya perlu membayar TWD 125 per orang jadi untuk 6 orang TWD 750 tetapi kita masih perlu naik Metro ke Ximending. Sedangkan untuk menyewa mobil TWD 1600 tetapi bakal langsung sampai di depan hotel. Memang lebih mahal tetapi lebih nyaman juga.