Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

Saturday, June 11, 2016

Liburan Singkat Ke Singapore Johor Bahru


Long time no see travelers .. Kok EHS lama ga posting sih? Iya, ini saat panen. Jadi EHS sibuk-sibuknya mengisi pundi-pundi uang. Buat siapa? Ya tentunya buat traveling biar ada cerita yang dibagikan untuk kamu cemua hehehe ..

Langsung saja, kejadian ini sebetulnya terjadi pada Februari 2016 kemarin. Basi dong. Iya basi, sebasi kentut kamu kalau habis makan petai sama jengkol (perasaan itu basin deh bukan basi *basin itu artinya berbau tidak enak*). Ceritanya tuh, temen EHS yang kenal di Korea (bisa baca disini dan disini) ingin datang mengunjungi EHS. Tapi dia juga ingin main di theme park terkenal, masalahnya di Indonesia, tepatnya di Surabaya, ga ada theme park seperti itu. Makanya EHS mengusulkan ke Singapore saja, karena ada Universal Studio.

Mereka berencana 1 minggu di Singapore. Sedangkan EHS hanya akan mengunjungi mereka dari Jumat sampai Minggu, sekalian jalan-jalan. Inginnya sih ke Universal Studio juga, tapi ternyata mereka berangkat lebih dahulu. Jadi EHS kebagian Legoland dan Hello Kitty Town. Karena waktunya mepet, dan EHS males ribet nunggu taxi dll, maka EHS memutuskan untuk membeli jasa tour dari WTS Travel. Berkumpul di Singapore Flyer, dapat transport ke Legoland, tiket masuk Legoland, transport ke Putri Harbour buat ke Hello Kitty Town, tiket masuk Hello Kitty Town dan transport balik ke Singapore Flyer. Semua itu ditebus dengan harga SGD 110. Mahal, iya emang agak mahal. Tapi EHS males repot, dan akhirnya merasa beruntung karena pada saat di sana, jarang ada transportasi publiknya. Cari taxi saja susahnya minta ampun.


Legoland


Theme park ini berada di Johor Bahru. Sesuai namanya, theme park ini isinya semua adalah Lego. Ada 1 daerah isinya miniatur Asia, ada miniatur dunia Star Wars (yang EHS ga seberapa tau, karena bukan penggemar Star Wars). Rata-rata semua mainan buat anak kecil. Karena EHS bukan penggemar Lego, maka EHS ga seberapa menikmati theme park yang satu ini. Untungnya teman EHS ini pengoleksi Lego, jadi dia kelihatan enjoy-enjoy saja.

Saturday, March 19, 2016

Hal Gratis Yang Bisa Didapat Di Macau


Macau merupakan daerah khusus yang memiliki administrasi sendiri (SAR) dari Negara Tiongkok. Karena mempunyai hak tersebut, maka mengunjungi Macau seperti mengunjungi suatu Negara tersendiri, dengan peraturannya sendiri, mata uang sendiri (walaupun CNY dan HKD tetap diterima), dan dahulu juga mempunyai cap masuk pada paspor sendiri (tapi terakhir ke Macau, cap sudah tidak diberikan).

Friday, October 23, 2015

Itinerary Japan 2015

Klik di sini untuk mengetahui pembuatan Free Visa Waiver Jepang dengan E-Passport

Klik link dibawah ini untuk cerita lebih lanjut. (dalam pembuatan / under construction)


Makan Pagi
Pagi
Makan Siang
Siang
Snack
Malam
Makan Malam
Penginapan
Hari 1





Hari 2

Khaosan Original
Hari 3
Bekal Sevel
Ramen hostel
Khaosan Original
Hari 4


Khaosan Original
Hari 5
Hostel
Khaosan Original
Hari 6

Hari 7
Matsuya

Ramen di Pontocho
Kyoto Hana
Hari 8

Shinkansen ke Osaka + Fukushima
Indomie
J-Hoppers
Hari 9
Yoshinoya Natto
Izakaya
J-Hoppers
Hari 10

Terbang ke Surabaya







Ohaio Gozaimas!!

EHS baru aja pulang dari Jepang, tapi sudah kangen berat nih. Jepang emang ngangenin banget deh.
Tau ga apa yang paling ngangenin dari Jepang?

Makanan? Pemandangan? Green tea? Kit kat?

Iya, itu juga sih. 

Tapi yang paling ngangenin adalah cewek-ceweknya hahaha ..  Bening banget. Ga semuanya cantik sih. Tapi sejauh mata memandang, EHS ga pernah lihat orang gemuk di sana. Yang ada sedang dan langsing. Jadi semua terkesan JAV (Japanese Adult Video) banget hahaha .. Siapa sih yang ga suka ‘Jepang’. Bayangin aja kalau mereka bilang KIMOCHI, siapa yang bisa tahan (sekarang bayangin kalau di perempatan shibuya semua orang bilang kimochi, pasti kamu muntah hahaha). Dan kebetulan lagi, EHS perginya ditemani sama 3 serigala buas yang kalo melihat ada cewek cantik lewat langsung senyum-senyum mesum sendiri hahaha ..

Tunggu saja ceritanya di postingan selanjutnya. EHS kali ini akan membahas garis besar tempat yang EHS kunjungi. Dan sorry kalau EHS update blog nya lama banget. EHS terserang penyakit MALAS hahaha .. Padahal jadwal EHS pergi sudah menumpuk. EHS cuma takut bakal tambah menumpuk terus, akhirnya dilompati hahaha .. Kembali ke cerita deh.

Friday, July 10, 2015

Singapore – Food Adventure


Untuk sebelumnya, EHS ucapkan selamat berbuka puasa bagi Sahabat EHS yang menjalankannya. Karena dalam momen puasa, makanya postingan ini EHS jadwal di pukul 19.00, untuk menghormati Sahabat EHSNOUTA yang sedang melaksanakan puasa. Semoga ibadahnya lancar.

Baru kali ini EHS pergi ke suatu tempat, tapi tujuan utamanya hanya makan, makan dan makan hahaha .. Sebetulnya EHS SANGAT SUKA SEKALI makan. Masih ingat kan kalau EHS pernah gemuk kayak babi (kalau ga ingat bisa dilihat disini), rasanya itu sudah lebih dari cukup untuk membuktikan bahwa EHS suka makan. Tetapi siapa sih yang ga suka makan? Makanya EHS buat jadwal itinerary yang tujuan utamanya adalah makan.


Ssikkek


Siapa yang belum pernah makan samgyupsal, atau Korean BBQ lainnya? Korea yang lagi naik daun, melebarkan sayapnya dengan berbagai metode. Mulai dari dramanya, k-pop idol, dan sekarang makanan dan dessert-nya. Ssikkek ini merupakan restoran AYCE (all you can eat) yang menyediakan buffet aneka macam daging dan masakan korea. Dan enaknya lagi, kita bebas mengambil apa saja selama kita sanggup menghabiskan. Biasanya, resto seperti ini menerapkan denda kalau kita tidak dapat menghabiskan apa yang kita ambil, tapi EHS tidak tau juga sih untuk resto ini. Soalnya EHS ambilnya semampu EHS makan sih.

Tuesday, June 2, 2015

One Fine Day in Malacca

Postingan kali ini banyak fotonya, jadi mungkin agak lambat bukanya.



Hati Siapa Tak Luka – Poppy Mercury

hati siapa tak luka dan takkan kecewa

bila cintanya berakhir duka
apa hendak dikata
padi ku tanam tumbuh ilalang

hatiku telah patah dan menjadi duka

korban dari keangkuhan cinta
ingin ku raih bulan
apalah daya tangan tak sampai

kau putra bangsawan di tanah Malaka

aku hanya wanita biasa
mana mungkin cinta kita kan bersatu
bila ayah ibumu tak restu

reff:

di selat Malaka, di ujung sumatera
dua hati kita satu dalam cinta
di selat malaka, di ujung sumatera
cinta pun terpisah ku merana

kasih walau ada perbedaan antara kau dan aku

dan jarak memisahkan kita
namun cinta tetaplah cinta

**********

Pernah ingat dengan lagu diatas? Kalau ingat, berarti FIX kamu sudah tua. Karena lagu itu adalah lagu yang sangat popular dinyanyikan oleh Poppy Mercury awal tahun 90-an. Waktu itu EHS masih SD, masih imut. Tapi lagu itu melekat di hati EHS sampai sekarang. Dan Melaka menjadi salah satu tujuan EHS, ya gara-gara lagu itu juga.

Melaka (dalam bahasa Inggris disebut Malacca), merupakan salah satu destinasi favorit bagi warga Kuala Lumpur dan Singapore. Karena Melaka dapat dicapai 2 jam naik bus dari Kuala Lumpur, dan 4 jam dari Singapore. Selain itu, Jonker Street akan ditutup untuk kendaraan setiap weekend malam (jumat, sabtu, minggu) dan akan ada pasar dadakan di sana. Jangan lupakan Melaka River yang di sisi sungainya ada jalan setapak dan banyak rumah yang dijadikan café dan penginapan dengan banyak mural. Bayangkan keromantisannya berjalan berduaan dengan kekasih, menggenggam tangannya sambil menikmati mural dan melihat perahu kecil hilir mudik di sungainya. Kalau capek, berhenti di café, menyeruput bibir dia, eh salah, menyeruput beer dingin untuk mendinginkan nafsumu yang bergejolak dan mengecilkan apa yang tiba-tiba jadi besar. Jadi jangan heran kalau bakal banyak menemukan pasangan kekasih, atau selingkuhan yang melarikan diri dari Kuala Lumpur atau Singapore untuk sekedar menghabiskan weekend di sini. Selain itu, makanan di Melaka juga sangat terkenal, dan jangan lupakan es cendolnya maupun cendol duriannya yang …… (tidak terkatakan). Jadi, timbang tambah gundah gulana, ga tahan dengan pikiranmu yang kotor karena membayangkan apa yang dilakukan pasangan selingkuh di Melaka pada malam hari, mending ikuti perjalanan EHS di Melaka, biar nanti kamu bisa pergi ke sana melakukan hal yang tadi terlintas di pikiranmu yang kotor.

Friday, May 15, 2015

1 Day Trip Kuala Lumpur

Memang benar kata pepatah, "Tak kenal maka tak sayang." Hal ini juga terjadi pada EHS tentang Kuala Lumpur. Pertama kali EHS kenal KL ini tahun 2011. Pertama kali pergi ke luar negeri dengan tujuan Singapore dan Kuala Lumpur. Setelah melihat Singapore yang semua serba bersih, rapi, aman dan menyenangkan, lalu melihat Kuala Lumpur yang ruwet, tidak ada bedanya dengan Indonesia, maka tidak heran kalau EHS tidak bisa suka dengan kota satu ini. Namun, lain dulu lain sekarang. EHS sudah menemukan hal-hal yang membanggakan dari kota ini.

Walking tour di KL kali ini yang membuat EHS menghargai kota ini. Selain café uniknya dan makanannya yang enak, transportasi umumnya juga bisa dibanggakan, walaupun kadang bisa penuh sampai terasa seperti terhimpit ditengah lautan manusia.

Karena EHS menginap di daerah Chinatown, EHS akan memulai walking tour dari daerah sini. Tujuan pertama EHS adalah ke Coffee Amo. Café satu ini wajib dikunjungi, karena 3D latte art-nya yang keren. EHS tau sih, di Jakarta juga sudah menjamur 3D latte art, tapi di Surabaya masih jarang sih, jadi kan EHS kepingin juga menikmati sesuatu yang indah, lagian EHS kan juga #hobikopi.



Wednesday, February 4, 2015

Tidak Pernah Berhenti Belajar

Halo Sahabat EHSNOUTA!! Sabtu kemarin tanggal 31 Januari 2015, EHS diberi kesempatan untuk belajar tentang food sharing & photography bersama INIJIE dan Pancious Surabaya. Acara ini dilaksanakan di Pancious TP 4 Level 5 di Surabaya. Dan siapa yang ga kenal INIJIE? Dia itu food blogger kondang asal Surabaya yang sudah menjejakkan kakinya sampai ke luar negeri segala. Dia juga memiliki INIJIE Studio yang bekerja di seputaran foto makanan untuk komersial. Prinsip EHS itu kalau bisa, kita belajar harus dengan orang yang terhebat. Dan EHS sudah menemukan guru yang tepat dalam kasus ini hahaha (lumayan bangga dengan diri sendiri).





Sebetulnya perkenalan EHS dengan food photography ini dimulai dengan TRAVELING. Walaupun pengalaman traveling EHS juga masih pemula, tapi tambah lama EHS berkutat dengan dunia ini, EHS mulai mencari lebih detil tentang acara yang akan EHS lakukan. Sampai akhirnya, kalau sekarang traveling pun EHS akan berusaha mencari tempat makan yang lumayan terkenal tapi tetap dengan harga terjangkau. Dan agar bisa menampilkan yang terbaik di blog untuk para sahabat EHS, maka EHS juga harus semakin mahir untuk menciptakan food photography yang tujuannya agar yang melihat akan kepingin makanannya. Dengan mengusung misi agung itulah, maka EHS akhirnya bertemu dengan INIJIE. EHS tidak akan menjelaskan tentang detil acaranya, karena lumayan panjang untuk ditulis. Selain itu EHS juga masih pemula untuk menyebutkan bahasa photography yang sulit hahaha .. Jadi EHS akan menampilkan foto-foto hasil uji coba EHS selama di acara.

Dan terakhir, EHS mengucapkan BANYAK-BANYAK terima kasih buat INIJIE yang bersedia membocorkan tips-tipsnya agar lebih mahir dalam dunia foto makanan ini. Selain itu EHS juga berterima kasih kepada Pancious Surabaya yang sudah membuat acara ini dan menyediakan berbagai macam makanan untuk objek foto, waktu dan tempat, dan yang teruama karena semuanya bisa didapatkan secara GRATIS hahaha .. Ga tau kenapa, EHS sangat suka dengan sesuatu yang GRATISAN. Tapi jangan samakan gratisan dengan murahan, karena terkadang gratisan itu tetap bermutu terjamin seperti acara ini. Dan EHS ingin pastikan, EHS ini bukan MURAHAN hahaha ..








Thursday, November 6, 2014

Magnum Marc de Champagne

EHS kali ini hanya mau mengingatkan pada Sahabat EHSNOUTA, kalau kebetulan berkunjung ke Singapore, jangan lupa untuk mencicipi ice cream ini ya.


Walaupun ini keluaran ice cream Walls juga (ada di Indonesia juga), tapi untuk rasa ini tidak dikeluarkan di Indonesia. Untuk harganya memang agak mahal sekitar 3 kali lipat kalau dibanding Indonesia. Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba varian baru. Selain itu, dinginnya es ini akan mengobati kita dari hawa Singapore yang juga panas. Dan jangan dilupakan untuk coklatnya yang mengandung zat yang dapat membuat kita bahagia. Jadi ditengah panasnya Singapore, tidak ada salahnya untuk mendongkrak mood kita dengan mood booster ini.


Tuesday, October 21, 2014

De Mandailing Cafe Surabaya

Tidak tahu mulai kapan, tetapi jalanan di dekat rumahku Surbaya sekarang mulai banyak dihiasi cafe-cafe yang lumayan cantik. EHS sangat menyukai cafe biarpun kecil, tetapi interiornya setidaknya lumayan menarik. Karena di Seoul, juga banyak cafe rumahan yang sangat cantik. Di Jakarta sekarang juga mulai bertebaran cafe cantik. Semoga dengan ini, cafe cantik di Surabaya (terutama di jalanan rumah EHS) mulai booming juga. Dengan begitu, EHS tidak akan kesulitan untuk mencari kopi ketika di Surabaya.

Tidak jauh dari rumah EHS, berdirilah sebuah cafe yang bernama de Mandailing. Dan senangnya lagi, dari rumah EHS dapat berjalan kaki kira-kira 3 menit HAHAHA ..

Tempatnya tidak luas, karena hanya menempati sebuah ruko di kawasan Klampis. Untungnya interiornya lumayan rapi sehingga biarpun tidak terlalu luas, tetap terasa lega. Cafe ini sistemnya seperti cafe-cafe di mall. Setelah masuk, kita memesan makanan dan minuman di kasir dan sekalian membayar. Setelah itu kita memilih tempat duduk, kita dapat memilih di lantai bawah atau di lantai atas. Setelah beberapa saat, pesanan kita pun datang.






Sunday, June 29, 2014

Tosokchon (Samgyetang/Chicken Ginseng Soup)

Untuk lihat itinerary klik >>>>>ITINERARY<<<<<

Taukah kalian bahwa Korea Selatan adalah negara penghasil ginseng?
Taukah kalian akan khasiat dari ginseng?
Taukah kalian bahwa harga ginseng lumayan mahal?
Tetapi taukah kalian bahwa kalian dapat mencicipi ginseng dengan harga yang lumayan terjangkau?


Jawabannya semuanya ada di Tosokchon. Tosokchon ini adalah restaurant yang sangat terkenal. Menu andalannya adalah Samgyetang. Untuk masuk ke restaurant ini diperlukan perjuangan juga, karena antriannya yang panjang dan mengular. Jadi kalau Sahabat EHSNOUTA mau mencoba restaurant ini, usahakan datang sebelum jam makan siang. Tetapi jangan khawatir, karena tempatnya yang besar, dan orang Korea kalau makan lumayan cepat, mereka ga pakai mengobrol, gosip ataupun selfie segala. Jadi banyak yang masuk dan banyak juga yang keluar.


Setelah mengantri sekitar 30 menit, akhirnya tiba juga giliran kita. Ternyata, restaurant ini menempati sebuah hanok atau rumah tradisional Korea. Tempatnya lumayan besar, banyak ruang-ruang yang digunakan sebagai tempat makan.



Setelah kita duduk dan memesan makanan, tidak seberapa lama makanan sudah datang. Ternyata memasak samgyetang ini diperlukan teknik memasak slow cooking. Jadi ayam dan beserta isinya dimasak dengan api kecil dan perlu waktu berjam-jam untuk menghasilkan samgyetang yang enak. Untuk samgyetangnya sendiri, kita bisa memilih pakai yang ayam biasa, atau pakai ayam hitam. Ayam hitam bisa dibuat sebagai jamu (kalau orang Tiongkok mengatakan ciak po). Fungsinya dapat menguatkan badan kita, sehingga kita tidak gampang terkena penyakit. Walau ginsengnya sendiri juga bersifat menguatkan badan juga. Tetapi selain itu fungsinya juga untuk meningkatkan vitalitas pria (ya bener yang kamu pikirkan, itu tentang dedek kamu).


Untuk cara memakannya, kita akan diberi wadah kecil untuk garam dan merica. Setelah itu, karena kuali akan menjaga agar panas bisa bertahan, maka kita harus mengambil sebagian ayam dan isinya agar suhunya tidak melukai mulut kita. Setelah itu, cocolkan ke garam dan merica (jangan banyak-banyak, garam Korea sangat asin) baru kita makan.


Untuk rasanya, pertama EHS takut rasa tanah dari ginsengnya terlalu kuat. Tetapi ternyata sangat enak. Bahkan papa dan suksuk EHS yang biasanya makannya cerewet (suksuk EHS sampai membawa bekal sambal goreng tempe setiap kali kita pergi, jadi makan apa saja selalu ditambahi sambal goreng tempe), kali ini makan dengan lahap. Jadi kalau misalnya kalian lebih cerewet makannya daripada suksuk EHS, makan saja dengan pikiran bahwa ginseng menyehatkan tubuh dan nanti setelah tiba di kamar hotel, bisa langsung dicoba tancap gas hahaha .. Uuuppsss, hanya bagi pasangan yang sudah menikah ya ...

Sebenarnya samgyetang bisa ditemui dimana saja. Dan harganya ditempat lain banyak yang lebih murah. Tapi kalau menurut EHS, kita ke Korea jarang-jarang, jadi kalau bisa biar bayar agak mahal, tetapi kalau kualitasnya nomor 1, ya harus didatangi. Selain itu, lokasinya tidak seberapa jauh dari Gyeongbokgung Palace (kerajaan di Korea yang menjadi objek wisata nomor 1 di Korea). Jadi rugi kalau tidak datang langsung ke ahlinya.








Tosokchon
Gyeongbokgung station EXIT 2.



< Prev                                                                                                                                             Next >

Tuesday, April 29, 2014

Nasi Goreng Buto Ijo

Halo Sahabat EHSNOUTA, ada satu lagi varian nasi goreng yang tergolong unik di Surabaya. Sebagai saingan dari Nasi Goreng 'Jancuk' di Surabaya Plaza Hotel, sekarang ada yang baru yaitu Nasi Goreng Buto Ijo dari Hotel Sahid Gunawangsa.

Jadi Hotel Sahid membuka cabang di Surabaya Timur dengan nama Hotel Sahid Gunawangsa. Hotel ini menempati sebagian dari Apartemen Gunawangsa. Dan karena kerja sama ini, apartemen ini menjadi lumayan hidup. Karena kebanyakan apartemen di Surabaya banyak yang kosong karena hanya dibuat investasi bukan untuk ditinggali.

Selain itu, dengan adanya Nasi Goreng Buto Ijo, para penikmat makanan juga mulai berbondong-bondong mencoba dan foto-fotonya banyak beredar di Instagram. Jadi mari kita mulai tour singkat ke tempat ini.



Pertama kali datang, kita akan disambut dengan poster dan x-banner yang besar tentang nasi goreng yang eye catchy banget ini. Designnya pun unik dan tidak biasa. Karena bukan keeleganan yang ditampilkan, bukan juga gaya yang keren. Tetapi lebih bersifat aneh dan hijau (ya tentu saja kan namanya ada ijo-nya yang berarti hijau).



Selain itu, karena merupakan hotel baru, walaupun kecil tapi sangat cozy. Penataan ruang makannya sangat enak. Membuat kita betah berlama-lama. Jam buka resto di hotel ini mulai jam 08.00 - 23.00. Tetapi paginya masih dibatasi hanya untuk breakfast buat pengunjung hotel saja. Jangan berlama-lama deh, kita mulai saja petualangan makanan kita.


Mie goreng kluntung ini tidak ada di daftar menunya, dan menu sebenarnya adalah mie kuah.. Tetapi karena kita sukanya yang goreng, maka akan dibuatkan yang versi goreng. Rasanya sangat manis. Bahkan menurut EHS terlalu manis. Jadi EHS meminta lombok yang diiris tipis-tipis. Dan setelah dicampur lombok, mie goreng kluntung ini jadi sangat enak. Jadi jangan lupa untuk meminta lombok irisnya. Harganya IDR 45,000 tetapi 1 porsi kalau buat EHS bisa dimakan untuk berdua. Tetapi bagi yang makannya banyak mungkin 1 porsi bisa dihabiskan sendiri.



Nasi goreng buto ijo ini yang menjadi highlight dari resto ini. Memang sangat unik sih, karena warnanya hijau cerah. Sebetulnya agak was-was kalau-kalau menggunakan pewarna makanan. Tetapi ternyata warna hijau ini berasal dari sayuran dan lombok hijau. Jadi bagi yang tidak suka sayuran, secara tidak langsung anda akan memakan sayuran dengan mengkonsumsi buto ijo ini.

Ada 3 pilihan porsi, 1 pax IDR 45,000, 2-3 pax IDR 80,000 free pitcher ice tea, dan 4-5 pax IDR 130,000 free pitcher ice tea. Waktu kesana EHS berempat. Tetapi karena sudah memesan mie goreng, jadinya kita memesan yang 2-3 pax. Ternyata porsinya juga sangat besar. Kita sampai tidak dapat menghabiskan. Untuk rasanya, enak karena EHS suka pedas. Tetapi menurut EHS bukan nasi goreng terenak. Kalau dari 1-10, EHS memberi nilai 7. Mungkin karena pedasnya lumayan, sehingga rasa yang lain jadi berkurang. Tetapi masih oke buat yang suka makan beramai-ramai dan menyukai tantangan pedas.


Sebagai hidangan penutupnya, EHS memesan Chocolate Souffle. Bentuknya lumayan menarik, dan begitu dipotong, coklat cair didalamnya mengalir deras. Selain itu terdapat ice creamnya yang melengkapi perpaduan rasanya. Penampilannya menarik, dan rasanya enak. Tetapi bukan souffle yang terbaik. Harganya IDR 30,000.

Menurut EHS boleh dicoba, karena kita akan mendapatkan pengalaman unik dengan sesuatu yang berwarna hijau. Go Green Guys.



Hotel Sahid Gunawangsa
+62 31 295 7272
Jl. Menur Pumpungan 62
Surabaya

Tuesday, March 4, 2014

Shichidon

Shichidon merupakan salah satu restaurant yang menyediakan menu makanan Jepang. Lokasinya di Galaxy Mall Lantai 2, mall terbesar di daerah Surabaya Timur. Sebetulnya resto ini sudah lama buka, tetapi EHS baru dapat kesempatan mencoba sekarang.

Untuk kapasitas tidak seberapa banyak, mungkin sekitar 40 orang. Tetapi interiornya membuat nyaman pelanggan, dimanjakan dengan interior khas Jepang.





Untuk makannya, EHS sempat mencoba Gyu Tan Don (nasi dengan irisan lidah sapi) yang menurut EHS lumayan enak. Kalau EHS beri nilai, 7 dari 10. Untuk harga, menurut EHS masih normal. Dengan uang sebesar IDR 50,000 kita sudah mendapat gyu tan don dengan irisan yang agak banyak. Dengan menambah IDR 10,000 dapat memperoleh extra daging dan nasi. Dan inilah penampakannya.


Dan yang satu lagi ini merupakan favorite EHS, Chicken Katsu Curry. EHS adalah penggemar Curry Rice. Jadi EHS sangat cocok dengan makanan ini. Rasanya tidak mengecewakan. EHS beri nilai 8,5 dari 10. Harganya IDR 55,000 dengan porsi yang sudah cukup mengenyangkan. Tetapi, dengan menambah IDR 10,000 kita dapat porsi extra untuk ayam dan nasi.


Untuk keseluruhan, lumayan memuaskan. Jika kamu menyukai masakan Jepang, makan disini bisa menjadi pertimbangan yang bagus. Terutama pada saat ini ada promo discount 25% untuk makanan kedua dengan menggunakan kartu kredit BCA. Jadi, sebelum EHS pergi ke Jepang dan merasakan masakan Jepang sesungguhnya, EHS akan berlatih untuk makan makanan Jepang dahulu. Jepang, semoga kita cepat bertemu hehehe .. Amien.


Shichidon

Galaxy Mall 2nd Level, unit 14
Darmahusada Indah Timur 35 - 37
Surabaya
031 - 5932710