Showing posts with label Seoul. Show all posts
Showing posts with label Seoul. Show all posts

Saturday, July 26, 2014

Korea 2014: Nami Island

Untuk lihat itinerary klik >>>>>ITINERARY<<<<<

Horeeee ... Ini adalah postingan terakhir dari trip ke Korea kemarin. Butuh waktu lama mempersiapkan ini, karena EHS ada kesibukan lainnya untuk trip berikutnya (besok berangkat hahaha ..). Makanya EHS sibuk mempersiapkan itinerary, booking apa saja yang bisa di booking (tidak termasuk selimut hidup ya hehehe .. #18thkeatas), dan juga packing. Tapi untungnya postingan ini sebenarnya simple, hanya gambar yang banyak berbicara.


Sabtu, 17 Mei 2014. Nami Island.

Nami Island

Sebetulnya di jadwal yang EHS buat, jam 07.12 kita harus sudah sampai di subway station. Jadi EHS membangunkan mereka jam 05.30. Tapi seperti biasa, mereka selalu molor hehehe .. Jadinya sekitar jam 09.00 kita baru berangkat. EHS sih tidak keberatan karena EHS sudah pernah ke Nami. Hanya saja EHS selalu mengingatkan mereka, untuk hari pertama dan terakhir haus TIDAK BOLEH telat. Karena bisa gila kalau kita ketinggalan pesawat. Jadi EHS maklumin saja deh kalau pergi berbanyak orang lalu telat.

Karena ini hari sabtu, dan musim di Korea adalah peralihan musim semi ke panas, maka banyak orang yang memilih tamasya ke daerah terbuka. Termasuk Nami Island sedang penuh-penuhnya. Di subway kita tidak dapat tempat duduk. Padahal perjalanan hampir 3 jam. Salah sendiri sih telat. Misal kita berangkat pagi, mungkin tidak sebanyak ini.

Akhirnya 3 jam perjalanan selesai sudah, dan kita berakhir di Gapyeong Station. Ada 3 pilihan untuk menuju ke pintu masuk Nami, pertama adalah naik taxi yang sekitar KRW 5,000. Kedua adalah bus umum yang berharga KRW 1,200. Ketiga memakai bus pariwisata hop on hop off yang melalui tempat wisata terkenal termasuk Nami Island (lokasi shooting Winter Sonata) yang akan kita kunjungi dan Petite France yang merupakan lokasi shooting Secret Garden dan You Who Came From the Star (adegan dimana ditarik ke udara trus di cium)


Sebenarnya EHS ingin yang ketiga dan mengunjungi Petite France juga. Tapi EHS mengurungkan niat karena EHS sudah datang terlambat. Jadwal bus pun setiap 1 jam sekali, jadi waktunya bakal sangat mepet. Akhirnya pilihan lainnya adalah memakai taxi. Karena 1 taxi bisa berisi 4 orang. Jadi cukup murah dan nyaman. Tetapi, ternyata peraturan berubah, untuk keberangkatan kita diharuskan memutar untuk menghindari kemacetan. EHS tidak tahu apakah peraturan itu benar atau hanya scam dari tukang taxi karena bus, kendaraan pribadi masih dapat lewat jalan biasanya. Akhirnya untuk berangkatnya kita habis KRW 20,000 dan pulangnya tetap KRW 5,000.

Setelah beberapa menit (sebentar kok, ga sampai setengah jam), sampailah kita di pintu masuk Nami Island. Kreatifnya, Nami ini dibuat seperti negeri tersendiri Naminara Republic. Jadi kita perlu visa yang adalah karcis masuknya. Harga tiketnya KRW 10,000 per orang. Karena kita berdua belas, kita dapat diskon jadi KRW 8,000 per orang. Salah satu enaknya kalau pergi lebih dari 10 orang adalah ini.

Setelah masuk, kita mengantri untuk kapal penyebrangan yang akan menyebrangkan kita ke Nami.


Thursday, July 17, 2014

Korea 2014: YG Entertainment

Untuk lihat itinerary klik >>>>>ITINERARY<<<<<

Halo Sahabat EHSNOUTA, VIPs (fans BIGBANG) dan BlackJacks (fans 2NE1). Walaupun demam Korea sudah tidak semerbak seperti dahulu, tetapi EHS sudah terlanjur lengket dengan 2 group papan atas di Korea, yaitu BIGBANG dan 2NE1. Hebatnya lagi, semua keluaran YG Entertainment. EHS suka sekali dengan konsep dari YG. YG tidak mengangkat tema imut dan lucu. Konsep YG itu liar, nakal, brutal, membuat semua orang menjadi SENANG .. Kera Sakti .. lho .. lho .. kok jadi nyanyi hahaha .. Tapi emang benar, BIGBANG dan 2NE1 ini jauh dari kesan lucu dan imut-imut. Kesannya bad boy dan bad girl banget. Walaupun mereka tidak berwajah super ganteng dan super cantik, tapi EHS sudah terlanjur suka hahaha ..





Jadi EHS memutuskan untuk mengunjungi YG Entertainment pada trip bersama keluarga ke Korea 2014. Tapi berhubung takut repot dan takut dengan protesan dari pasukan, maka EHS mengunjungi diam-diam pada pagi hari sewaktu pasukan EHS bersiap-siap. Ceritanya EHS bela-belain bangun super pagi, mandi super dulu, bangunin orang-orang super, langsung menuju ke super YG. Semuanya SUPER hahaha ..

Kebetulan EHS menginap di daerah Hongik University. Dan YG Building ini terletak di Hapjeong yang kalau naik subway hanya berjarak 1 station saja. Cara menuju ke YG Building dari Hapjeong station bisa dilihat di peta di bawah ini.

Wednesday, July 9, 2014

Korea 2014: Shopping Time (Myeongdong + Dongdaemun + Gangnam + Hongik)

Untuk lihat itinerary klik >>>>>ITINERARY<<<<<

Shopping, merupakan satu kata yang banyak disukai orang. Baik orang berduit, maupun orang yang tidak berduit. Bedanya kalau berduit keluar-keluar dapat sesuatu. Kalau tidak berduit keluar-keluar dapat capek saja, dan ini disebut juga window shopping.

Salah satu hal yang wajib dikunjungi di Korea adalah Shopping Area. Korea merupakan negara yang sangat suka belanja. Maka dari itu, nyaris di semua kota besar memiliki area belanja masing-masing. Uniknya, mereka menyeragamkan namanya menjadi Rodeo Street, menirukan USA. Tetapi kalau di Seoul, ada banyak sekali tempat belanja. Dan EHS akan membawa pasukan EHS untuk belanja. Dan kehebohan pasukan EHS ini dimulai dari sebelum berangkat ke Korea. Mereka sudah berandai-andai bakalan memborong kosmetik dan baju. Dan karena kalau sibuk belanja, biasanya fotonya jadi berkurang (kelihatannya EHS gagal jadi Blogger kalau lagi belanja hehehe). Maka itu, kegiatan shopping yang harusnya 2 hari, EHS bakal merangkum menjadi satu.


Kamis, 15 Mei 2014. Seoul.

EHS hari ini bangun sangat pagi. Jam 07.00 EHS sudah siap dengan segala persiapan, dan EHS mulai membangunkan pasukan. Sewaktu mereka bersiap-siap, EHS melarikan diri sejenak menuju ke suatu tempat yang merupakan keinginan EHS sedari awal.


YG Entertainment

EHS akan membuat postingan sendiri untuk ini. Dikarenakan EHS ingin membantu para VIPs maupun BlackJacks yang ingin mengunjungi idolanya hahaha .. (VIP adalah nama fans dari BIGBANG, kalau BlackJack adalah fans 2ne1). Link disini Korea 2014: YG Entertainment


Myeongdong




Setelah dari YG, EHS kembali ke penginapan untuk menjemput pasukan. Tetapi yang menjengkelkan adalah, MEREKA BELUM SIAP Aaaaarrrrggghhh .. Padahal EHS sudah berjalan pelan-pelan, istirahat dulu, berhenti di cafe untuk beli Ice Americano (es kopi). Ya, tapi EHS paham kok, yang namanya traveling itu kan banyak foto, apalagi hari ini ada jadwal foto memakai Hanbok. Jadi mereka memakai make up lebih tebal (mungkin sekitar 1 cm) sampai EHS mengira mereka Geisha (hahaha cuma bercanda kok). Setelah semua siap, kita meluncur ke Myeongdong. Oh iya, bagi yang penasaran bagaimana cara kesananya, bisa dilihat di itinerary (Klik link dipaling awal blog ini).

Sunday, June 29, 2014

Tosokchon (Samgyetang/Chicken Ginseng Soup)

Untuk lihat itinerary klik >>>>>ITINERARY<<<<<

Taukah kalian bahwa Korea Selatan adalah negara penghasil ginseng?
Taukah kalian akan khasiat dari ginseng?
Taukah kalian bahwa harga ginseng lumayan mahal?
Tetapi taukah kalian bahwa kalian dapat mencicipi ginseng dengan harga yang lumayan terjangkau?


Jawabannya semuanya ada di Tosokchon. Tosokchon ini adalah restaurant yang sangat terkenal. Menu andalannya adalah Samgyetang. Untuk masuk ke restaurant ini diperlukan perjuangan juga, karena antriannya yang panjang dan mengular. Jadi kalau Sahabat EHSNOUTA mau mencoba restaurant ini, usahakan datang sebelum jam makan siang. Tetapi jangan khawatir, karena tempatnya yang besar, dan orang Korea kalau makan lumayan cepat, mereka ga pakai mengobrol, gosip ataupun selfie segala. Jadi banyak yang masuk dan banyak juga yang keluar.


Setelah mengantri sekitar 30 menit, akhirnya tiba juga giliran kita. Ternyata, restaurant ini menempati sebuah hanok atau rumah tradisional Korea. Tempatnya lumayan besar, banyak ruang-ruang yang digunakan sebagai tempat makan.



Setelah kita duduk dan memesan makanan, tidak seberapa lama makanan sudah datang. Ternyata memasak samgyetang ini diperlukan teknik memasak slow cooking. Jadi ayam dan beserta isinya dimasak dengan api kecil dan perlu waktu berjam-jam untuk menghasilkan samgyetang yang enak. Untuk samgyetangnya sendiri, kita bisa memilih pakai yang ayam biasa, atau pakai ayam hitam. Ayam hitam bisa dibuat sebagai jamu (kalau orang Tiongkok mengatakan ciak po). Fungsinya dapat menguatkan badan kita, sehingga kita tidak gampang terkena penyakit. Walau ginsengnya sendiri juga bersifat menguatkan badan juga. Tetapi selain itu fungsinya juga untuk meningkatkan vitalitas pria (ya bener yang kamu pikirkan, itu tentang dedek kamu).


Untuk cara memakannya, kita akan diberi wadah kecil untuk garam dan merica. Setelah itu, karena kuali akan menjaga agar panas bisa bertahan, maka kita harus mengambil sebagian ayam dan isinya agar suhunya tidak melukai mulut kita. Setelah itu, cocolkan ke garam dan merica (jangan banyak-banyak, garam Korea sangat asin) baru kita makan.


Untuk rasanya, pertama EHS takut rasa tanah dari ginsengnya terlalu kuat. Tetapi ternyata sangat enak. Bahkan papa dan suksuk EHS yang biasanya makannya cerewet (suksuk EHS sampai membawa bekal sambal goreng tempe setiap kali kita pergi, jadi makan apa saja selalu ditambahi sambal goreng tempe), kali ini makan dengan lahap. Jadi kalau misalnya kalian lebih cerewet makannya daripada suksuk EHS, makan saja dengan pikiran bahwa ginseng menyehatkan tubuh dan nanti setelah tiba di kamar hotel, bisa langsung dicoba tancap gas hahaha .. Uuuppsss, hanya bagi pasangan yang sudah menikah ya ...

Sebenarnya samgyetang bisa ditemui dimana saja. Dan harganya ditempat lain banyak yang lebih murah. Tapi kalau menurut EHS, kita ke Korea jarang-jarang, jadi kalau bisa biar bayar agak mahal, tetapi kalau kualitasnya nomor 1, ya harus didatangi. Selain itu, lokasinya tidak seberapa jauh dari Gyeongbokgung Palace (kerajaan di Korea yang menjadi objek wisata nomor 1 di Korea). Jadi rugi kalau tidak datang langsung ke ahlinya.








Tosokchon
Gyeongbokgung station EXIT 2.



< Prev                                                                                                                                             Next >

Wednesday, June 18, 2014

Korea 2014: Deoksugung Palace + Cheonggyecheon Stream + Gwanghwamun Square + Gyeongbokgung Palace + Insadong + Hongik University

Untuk lihat itinerary klik >>>>>ITINERARY<<<<<

Rabu, 14 Mei 2014. Seoul.

Hari ini jadwalnya lumayan padat dan kebanyakan berjalan kaki. Jadi harap siapkan stamina yang cukup. Tetapi untungnya kemarin kita setelah tiba di Seoul, langsung beristirahat. Jadi tenaga sudah diisi. Juga jangan lupa persiapkan untuk membawa vitamin agar tubuh kita selalu dalam kondisi prima.


Deoksugung Palace


Deoksugung Palace menurut EHS tidak seberapa bagus, jadi EHS hanya membawa kedepannya saja. Karena yang bagus hanya depannya. Banyak ornamen kayu yang tampak lebih tradisional dari pada kerajaan yang lain. Selain itu dijam-jam tertentu ada pergantian penjaga. Karena lebih kecil, jadi kita lebih dapat melihat secara keseluruhan proses pergantian penjaga ini. Selain itu, kita juga diijinkan berfoto dengan penjaganya setelah proses pergantian jaga.


Cheonggyecheon Stream

Tidak jauh dari Deoksugung Palace, kita dapat mencapai sungai kecil ini dengan berjalan kaki. Ada kisah menarik dibalik sungai ini. Pada jaman dahulu, ketika perindustrian mulai berkembang di Korea, banyak pabrik yang membuang limbahnya ke sungai ini. Sehingga sungai ini menjadi kotor dan bau, sangat mengganggu kesejahteraan masyarakat. Selain itu, karena laju ekonomi yang baik di Seoul, maka banyak orang yang bermigrasi dari kota lain ke Seoul untuk mencoba peruntungannya. Akibatnya banyak rumah kumuh di sepanjang aliran sungai ini, dan mereka juga membuang sampah dengan sembarangan juga.


Ada seorang walikota bernama Lee Myung Bak mempunyai ide untuk merubah kota Seoul menjadi kota yang lebih ramah lingkungan. Dan ide ini banyak yang menolak juga. Tetapi pada akhirnya ide ini berhasil dan menciptakan tata kota yang begitu indah. Efek keberhasilannya adalah meningkatnya ikan, burung, dan serangga. Selain itu, keberhasilan ini mendinginkan area sekitarnya sebesar 3.6 derajat celcius. Dan yang paling penting, keberhasilan ini juga membuat sungi ini menjadi salah satu yang wajib dilihat di Seoul. Banyak turis berbondong-bondong kemari untuk sekedar mendinginkan suasana hati, beristirahat, piknik, atau sekedar mencelupkan kaki di sungai yang ternyata alirannya cukup deras sehingga seperti kita menikmati spa. Untuk lebih jelasnya dapat dibaca di Wikipedia.




Sunday, June 1, 2014

Korea 2014: BIFF Street + Jagalchi Market

Untuk lihat itinerary klik >>>>>ITINERARY<<<<<

Selasa, 13 Mei 2014. Busan - Seoul.


Hari ini kita akan berangkat ke Seoul pada sore hari. Jadi kita punya waktu dari pagi sampai siang untuk menjelajah Busan. Tetapi karena kemarin kurang istiahat, maka hari ini pun berangkatnya juga agak telat. Memang sulit tepat waktu kalau kita berjalan bersama group yang banyak orang.


BIFF Street


BIFF ini adalah singkatan dari Busan International Film Festival. Dahulu festival film ini dijalan ini, tetapi sekarang sudah memiliki gedung sendiri di dekat Shinsegae Centum City. Bahkan dapat dilihat dar rooftop-nya Shinsegae. Kalau ingin melihat gedungnya bisa dilihat di postingan yang ini KLIK DISINI.

Yang istimewa disini adalah jajanannya. Di sini banyak jajanan yang disukai para artis yang dahulu mempromosikan filmnya disini. Sampai-sampai banyak penjual yang menampilkan foto-foto artis-artis yang makan jajannya di gerobaknya. Bahkan sampai sekarang, kalau kebetulan ada artis berkunjung ke Busan, mereka tidak lupa mampir kemari hanya untuk memakan jajanan disini. Tetapi menurut EHS yang paling istimewa disini adalah Hotteok. Dahulu EHS juga sudah pernah membahas. Dan EHS juga pernah makan hotteok yang lain. Tetapi untuk rasa, menurut EHS yang disini yang paling enak dan harus antri untukmembelinya. Tetapi jangan khawatir, karena proses pembuatan yang tidak rumi, walaupun antri panjang tetap tidak memakan waktu lama.




Wednesday, May 21, 2014

Travel South Korea Spring 2014

(Klik langsung di link-link yang tersedia di itinerary untuk cerita lebih lanjut)

Itinerary
(under construction)
Day 1 : Haedong Yonggungsa Temple + Shinsegae Centum City + Gwanggali Beach + Food Alley

Day 2 : BIFF Street + Jagalchi Market

Day 3 : Deoksugung Palace + Cheonggyecheon Stream + Gwanghwamun Square + Tosokchon (Chicken Ginseng Soup) + Gyeongbokgung Palace + Insadong + Hongik University

Day 4 : YG Entertainment + Myeongdong + Dongdaemun

Day 5 : Garosugil + Samgyupsal + Hongik University + Hello Kitty Cafe + Bossam + Japanese Bar

Day 6 : Nami Island


----------------------------------------------------------------------------------------------


Halo Sahabat EHSNOUTA, EHS lagi senang nih, karena EHS bisa mengunjungi Korea Selatan lagi. EHS sudah menganggap Korea Selatan seperti rumah kedua EHS. Karena EHS punya sahabat-sahabat yang sudah seperti saudara buat EHS. Ketemunya waktu tahun 2012 pada kunjungan pertama EHS ke Korea. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat disini Travel Korea Selatan 2012.

EHS kali ini menjadi tour guide bagi saudara-saudara EHS. Tepatnya kita pergi ber-13 orang. Tetapi sayangnya, adik sepupu EHS ternyata ada ujian jadinya batal 1, sehingga akhirnya cuma ber-12 orang.

Dan seperti biasa, EHS akan memberikan itinerary dan cara menuju kesana terlebih dahulu, baru cerita sebenarnya bakal menyusul.



Day 1



Haedong Yonggungsa Temple
Getting Here:
Subway Heundae exit 7, lalu lanjut bus 181.

Saturday, July 27, 2013

Kejadian Tidak Terduga Dan Hikmahnya

EHSNOUTA - Pernahkah para Sahabat EHS mengalai kejadian yang tidak terduga (baca buruk) selama traveling? EHS pernah banget. Memang itu benar-benar tidak terduga, tetapi EHS masih bersyukur karena kejadian-kejadian itu yang membuat EHS dewasa baik dalam traveling maupun dalam hidup. Kali ini EHS akan membagikan cerita-cerita ini beserta hikmahnya.


1. Ditipu taxi.

Waktu itu EHS pergi ke Singapore dan Malaysia beserta keluarga. Ini merupakan pertama kalinya EHS ke luar negeri, jadi bisa dibilang masih ga tau apa-apa. Waktu itu EHS naik bus dari Singapore ke Kuala Lumpur. Bus berhenti di terminal puduraya. Waktu itu puduraya masih belum direnovasi. Rencananya setelah itu akan naik MRT (atau apapun itu, karena yang di KL namanya banyak) karena hotelnya dekat dengan MRT. Tetapi EHS tidak tau harus kemana, dan bodohnya EHS tanya sama sopir taxi. Mereka bilang kalau MRT jauh sekali dari puduraya. Mending naik taxi. Akhirnya naik taxi juga.
Pelajaran yang diperoleh : Karena baru pertama kali jadi kurang mencari tau segalanya tentang yang akan dituju akhirnya ditipu sama sopir taxi. Padahal di internet banyak informasi tentang itu. Tetapi sekarang EHS lebih detil dalam mencari informasi untuk traveling.


2. Kehabisan uang.

Waktu EHS pertama kali solo traveling ke Thailand, Malaysia dan Singapore. Waktu itu masih hari pertama traveling dan di kota pertama yaitu Bangkok. EHS dapat informasi kalau Thailand terkenal dengan sutranya. Berhubung pertama kali pergi sendirian, EHS ingin membelikan oleh-oleh buat orang-orang terdekat EHS. Akhirnya setelah tawar-menawar yang cukup alot, dibelilah 6 pashmina berbahan sutra Thailand. Dan EHS kehabisan Bath dihari pertama. Padahal masih sisa Bangkok 2 hari, Phuket sehari dan Krabi sehari. Akhirnya ambil uang di ATM.
Pelajaran yang diperoleh : Jangan belanja di hari pertama karena itu akan menghancurkan sisa perjalanan anda hahaha ..

Monday, December 3, 2012

Travel South Korea Autumn 2012 (part 6 FINAL)

<< Travel South Korea Autumn (part 1)

 
 

 Seoul. Selasa, 16 Oktober 2012.

Hari ini jadwalnya akan ber-romantis ria. Ya, saya akan pergi ke pulau cinta yaitu Nami Island. Nami island adalah lokasi shooting dari drama seri Korea yang sangat terkenal yang diperankan oleh Bae Yeong Jun dan Choi Ji Woo. Film seri ini meledak dimana-mana dan menjadi salah satu penyebab terjadinya demam Korea di seluruh dunia. Untuk menuju ke sini ada beberapa cara, bisa lewat SMRT lalu lanjut bus atau jalan kaki, bisa juga dengan shuttle service-nya. Mau lihat keromantisan yang ada di Nami Island, lihat saja langsung foto-fotonya.


Friday, November 23, 2012

Travel South Korea Autumn 2012 (part 5)

<< Travel South Korea Autumn (part 1)



Seoul. Senin, 15 Oktober 2012.

Pagi ini saya akan mengunjungi Gyeongbokgung Palace, Cheongwadae atau Blue House dan Topgol Park. Saya merubah jadwal perjalanan saya, karena malamnya saya ada janji bertemu dengan teman Korea yang bertemu di Gyeongju. Untuk jadwal sebelumnya bisa dilihat disini.

Oya, untuk hari-hari selanjutnya di Seoul, saya akan menginap di IS@K Guesthouse yang berlokasi di Itaewon. Itaewon terkenal sebagai tempat bertemunya turis-turis di Seoul. Selain itu terdapat markas tentara Amerika Serikat. Jadi Itaewon sangat ramai. Banyak club-club di daerah ini. Tetapi saya kurang menganjurkan untuk menginap di daerah sini. Karena waktu saya cari makan malam, kebetulan makannya agak malam sekitar jam 11 waktu Seoul, saya dipanggil-panggil sama cewek-cewek yang berkumpul di salah satu club. Emang saya dikira cowok panggilan apa. Eh, setelah jalan ga beberapa lama, ternyata disitu juga gay club. Dan saya dikira cowok panggilan lagi tetapi untuk pria. Apa tampangku ini seperti pria-pria panggilan kah ??? Jadi misal saya ke Korea lagi, saya akan menginap di Hongik University saja. Sangat menyenangkan disana.

Lanjut ceritanya, setelah naik SMRT, saya turun di Gyeongbokgung station. Ada tour gratis yang harus diambil biar kita mengerti cerita dibalik kerajaan ini. Saya sangat menikmatinya.Tour dengan bahasa Inggris ada 3 waktu. Jam 11.00, 13.30, 15.30. Untuk yang bahasa lain saya kurang hafal. Karena saya datangnya terlalu pagi, saya memutuskan untuk pergi ke Cheongwadae terlebih dahulu.

Cheongwadae atau biasa disebut The Blue House adalah istana presiden yang masih dipakai untuk urusan pemerintahan. Sebetulnya kita bisa masuk ke sana, cuman harus daftar terlebih dahulu. Karena kurang informasi, saya hanya dapat menikmatinya dari depan. Perlu diketahui, Cheongwadae ini merupakan lokasi shooting untuk drama seri berjudul City Hunter yang diperankan sama Lee Min Ho. Beginilah penampakannya.

 
 
 
 

Tuesday, November 13, 2012

Travel South Korea Autumn 2012 (part 4)

<< Travel South Korea Autumn (part 1)




Gyeongju - Busan. Sabtu, 13 Oktober 2012.

Hari ini saya tidak bisa bangun pagi, karena tadi malam kita bergadang sampai jam 4 pagi. Jadi jadwalnya jadi telat 3 jam semua. Tapi sepadan dengan teman-teman baru dan pengalaman yang tak terlupakan itu hehehe (i miss you, bogoshipda, chingu).

Setelah sarapan, saya bersama teman baru saya akan mengunjungi Bulguksa Temple dan Seokguram Grotto. Kami naik bus ke Bulguksa Temple dengan membayar KRW 1,500. Sebetulnya di Korea Selatan semua bangunan kerajaan dan temple mempunyai corak yang hampir sama untuk atapnya. Yang membedakan adalah disini dibangun di atas gunung. Jadi kita dapat menikmati pemandangan kota Gyeongju dari atas. Inilah penampakan dari Bulguksa Temple.

 

Tuesday, October 30, 2012

Travel South Korea Autumn 2012 (part 2)



Seoul - Jeonju - Seoul. Rabu, 10 Oktober 2012.

Pagi hari ini setelah sarapan, saya bersama dua teman di guest house pergi bersama ke Jeonju naik bus gratis dari Visit Korea Year. Hal ini tidak direncanakan karena kita baru saja kenal tetapi jadwal hari ini kebetulan sama. Senang sekali rasanya mempunyai teman selama perjalanan. Dari guest house kita pergi dengan subway ke Gwanghwamun. Kita berkumpul di depan Donghwa Duty Free. Jam 8 tepat kita berangkat. Ada perhentian sekali untuk yang perlu ke toilet. Begini perhentiannya.



Pada pukul 11.00 kita tiba di Jeonju. Tujuan utama di Jeonju adalah mengunjungi Jeonju Hanok Village. Jeonju Hanok Village adalah perkampungan yang masih dipertahankan rumah tradisionalnya yang dinamakan hanok. Sebetulnya hanok ini bukan dari masa lalu semua, tetapi ada yang modern. Tetapi semua masih berupa rumah tradisional. Dari parkir area kita dijelaskan mengenai rute yang sebaiknya diambil dan apa saja yang layak untuk dilihat. Dan ini adalah foto-fotonya.

Toilet Prianya lucu
 

Monday, October 22, 2012

Travel South Korea Autumn 2012 (part 1)




Anyeonghaseyo Sahabat EHSNOUTA,

Saya senang sekali karena saya berhasil menuntaskan perjalanan ke Korea Selatan dengan sangat baik dan sangat berkesan. Banyak hal terjadi di sini, dan saya juga menemukan teman-teman yang super duper baik. Sebetulnya saya menghadiahi diri saya sendiri. Karena saya berulang tahun pada tanggal 4 Oktober. Dan Tuhan menghadiahi aku dengan trip Korea Selatan yang sangat berkesan.

Saya ke Korea Selatan ini mulai tanggal 8 Oktober 2012 sampai 18 Oktober 2012. Dan kota-kota yang akan saya kunjungi adalah Seoul, Jeonju, Sokcho, Gyeongju, Busan. Simak terus cerita perjalananku ya ..


Kertosono - Surabaya - Kuala Lumpur. Senin, 8 Oktober 2012.

Hari ini keberangkatanku ke Korea. Tidak banyak yang dapat diceritakan. Karena satu hari ini akan terpakai untuk perjalanan di pesawat. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah, sebaiknya membawa bantal leher yang bisa ditiup. Karena tidur di pesawat dengan menggunakan kelas ekonomi akan sangat melelahkan. Jadi dengan memakai bantal itu, kita akan lebih nyaman dan kita bisa menyimpan energi lebih banyak.


Kuala Lumpur - Incheon - Seoul. Selasa, 9 Oktober 2012.

Walaupun sudah membawa bantal leher, tetap saja tidurnya tidak maksimal. Pesawat berangkat dari KL jam 01.00 dan sampai di Incheon jam 08.20. Tetapi saya hanya bisa tdur selama 3 jam saja. Tetapi bagaimanapun juga, saya tidak mau membuang 1 hari pun. Jadi biar badan capek, tetap saja saya akan memulai perjalanan. Pertama-tama saya akan naik Airport Railroad ke Hongik University. Karena Hongdae Guest House terletak di exit 1 Hongik University. Di sini saya check in, menaruh barang dan mandi. Setelah itu langsung berangkat ke Myeongdong untuk jalan-jalan dan makan Samgyetang.

Inilah penampakan dari Samgyetang.



Rasanya sangat enak. Sangat cocok di lidah saya. Ayam kecil 1 ekor dimasuki beras ketan di dalamnya, lalu di tim bersama rempah-rempah, ginseng, jujube. Cara makannya adalah kita harus mengeluarkan nasi dari dalam ayamnya. Lalu keluarkan ayam agar agak dingin. Kita diberi garam dicampur dengan wijen. Rasanya agak hambar, kita makan nasinya, lalu ayamnya kita beri garam wijen sedikit. Jadi rasa hambar tadi akan menjadi sangat enak.

Setelah itu, saya melanjutkan pergi ke Gwanghwamun Square. Disini merupakan pusat dari Seoul. Karena dekat dengan istana presiden dan pusat pemerintahan.

Pertama-tama saya menuju ke Istana Deoksugung, karena ada upacara pergantian penjaga.  Biaya masuknya KRW 1.000. Dan beginilah penampakan dari istana Deoksugung.
 

Penjaga di depan istananya memakai pakaian tradisional. Saya sangat suka melihat drama seri Korea yang tentang kerajaan beserta baju tradisionalnya. Makanya saya sangat suka disini.