Monday, October 22, 2012

Travel South Korea Autumn 2012 (part 1)




Anyeonghaseyo Sahabat EHSNOUTA,

Saya senang sekali karena saya berhasil menuntaskan perjalanan ke Korea Selatan dengan sangat baik dan sangat berkesan. Banyak hal terjadi di sini, dan saya juga menemukan teman-teman yang super duper baik. Sebetulnya saya menghadiahi diri saya sendiri. Karena saya berulang tahun pada tanggal 4 Oktober. Dan Tuhan menghadiahi aku dengan trip Korea Selatan yang sangat berkesan.

Saya ke Korea Selatan ini mulai tanggal 8 Oktober 2012 sampai 18 Oktober 2012. Dan kota-kota yang akan saya kunjungi adalah Seoul, Jeonju, Sokcho, Gyeongju, Busan. Simak terus cerita perjalananku ya ..


Kertosono - Surabaya - Kuala Lumpur. Senin, 8 Oktober 2012.

Hari ini keberangkatanku ke Korea. Tidak banyak yang dapat diceritakan. Karena satu hari ini akan terpakai untuk perjalanan di pesawat. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah, sebaiknya membawa bantal leher yang bisa ditiup. Karena tidur di pesawat dengan menggunakan kelas ekonomi akan sangat melelahkan. Jadi dengan memakai bantal itu, kita akan lebih nyaman dan kita bisa menyimpan energi lebih banyak.


Kuala Lumpur - Incheon - Seoul. Selasa, 9 Oktober 2012.

Walaupun sudah membawa bantal leher, tetap saja tidurnya tidak maksimal. Pesawat berangkat dari KL jam 01.00 dan sampai di Incheon jam 08.20. Tetapi saya hanya bisa tdur selama 3 jam saja. Tetapi bagaimanapun juga, saya tidak mau membuang 1 hari pun. Jadi biar badan capek, tetap saja saya akan memulai perjalanan. Pertama-tama saya akan naik Airport Railroad ke Hongik University. Karena Hongdae Guest House terletak di exit 1 Hongik University. Di sini saya check in, menaruh barang dan mandi. Setelah itu langsung berangkat ke Myeongdong untuk jalan-jalan dan makan Samgyetang.

Inilah penampakan dari Samgyetang.



Rasanya sangat enak. Sangat cocok di lidah saya. Ayam kecil 1 ekor dimasuki beras ketan di dalamnya, lalu di tim bersama rempah-rempah, ginseng, jujube. Cara makannya adalah kita harus mengeluarkan nasi dari dalam ayamnya. Lalu keluarkan ayam agar agak dingin. Kita diberi garam dicampur dengan wijen. Rasanya agak hambar, kita makan nasinya, lalu ayamnya kita beri garam wijen sedikit. Jadi rasa hambar tadi akan menjadi sangat enak.

Setelah itu, saya melanjutkan pergi ke Gwanghwamun Square. Disini merupakan pusat dari Seoul. Karena dekat dengan istana presiden dan pusat pemerintahan.

Pertama-tama saya menuju ke Istana Deoksugung, karena ada upacara pergantian penjaga.  Biaya masuknya KRW 1.000. Dan beginilah penampakan dari istana Deoksugung.
 

Penjaga di depan istananya memakai pakaian tradisional. Saya sangat suka melihat drama seri Korea yang tentang kerajaan beserta baju tradisionalnya. Makanya saya sangat suka disini.









Setelah puas melihat Istana Deoksugung, saya berjalan kaki menuju patung Yi Shun Shin yang tidak jauh dari Istana Deoksugung. Yi Shun Shin adalah jendral Korea yang berhasil mempertahankan Korea dari penyerangan Jepang.


Setelah itu berjalan sedikit kita akan menemukan patung dari Raja Sejong. Raja Sejong merupakan raja yang menemukan Hangeul. Hangeul adalah huruf / karakter tulisan Korea. Raja ini juga banyak mengembangkan seni dan juga ilmu astronomi. Di masa kejayaannya, dia juga menemukan jam matahari dan juga teleskop untuk melihat bintang di Korea. Dia juga membagi musim-musim di Korea dan memberitahu cara bercocok tanam yang baik. Dia merupakan raja di Korea yang membuka pikiran rakyatnya agar maju. Salut dengan raja besar seperti dia. Dan dibawah ini adalah penampakannya.


Berjalan sedikit lagi, kita akan menemukan Gwanghwamun Gate. Ini adalah gerbang untuk masuk ke Istana Gyeongbokgung. Tetapi hari ini saya tidak mempunyai waktu, selain itu saya sudah sangat lelah. Jadi hanya berfoto di depannya. Lain hari saya akan masuk ke sini.


Salah satu cara dari program pariwisata Korea Selatan untuk memperkenalkan pariwisatanya yaitu dengan menyewakan baju raja pada program Visit Korea Year 2010 - 2012. Berlokasi di tengah-tengah antara patung Yi Shun Shin dan patung Raja Sejong.


Setelah itu saya bersantai di Cheonggyecheon Stream. Cheonggyecheon merupakan salah satu daya tarik wisata Korea. Karena sungai kecil ini dahulu adalah sungai yang kotor, tetapi untuk kemajuan pariwisata, Korea Selatan membersihkannya, menghiasnya sehingga menjadi cantik dan menjadi salah satu daya tarik pariwisata. Salut buat pemerintah Korea Selatan. Dan ini adalah penampakannya baik pada siang maupun malam.








Di bawah patung Raja Sejong terdapat museum yang membahas Raja Sejong dan Jendral Yi Shun Shin yang dapat dimasuki secara gratis. Dan dibawah ini adalah penampakan dari tahta Raja.






2 comments:

  1. ngiler kalo liat cerita ttg korea tp knp blm tertarik kesana yaaa ???? share cerita nya lengkap

    ReplyDelete
    Replies
    1. Korea sebagian besar wisatanya mengikuti dramanya yang tersebar di dunia. Jadi kalau bukan pecinta drama Korea kesannya agak kurang mendalam hehehe ..

      Delete