Saturday, June 11, 2016

Liburan Singkat Ke Singapore Johor Bahru


Long time no see travelers .. Kok EHS lama ga posting sih? Iya, ini saat panen. Jadi EHS sibuk-sibuknya mengisi pundi-pundi uang. Buat siapa? Ya tentunya buat traveling biar ada cerita yang dibagikan untuk kamu cemua hehehe ..

Langsung saja, kejadian ini sebetulnya terjadi pada Februari 2016 kemarin. Basi dong. Iya basi, sebasi kentut kamu kalau habis makan petai sama jengkol (perasaan itu basin deh bukan basi *basin itu artinya berbau tidak enak*). Ceritanya tuh, temen EHS yang kenal di Korea (bisa baca disini dan disini) ingin datang mengunjungi EHS. Tapi dia juga ingin main di theme park terkenal, masalahnya di Indonesia, tepatnya di Surabaya, ga ada theme park seperti itu. Makanya EHS mengusulkan ke Singapore saja, karena ada Universal Studio.

Mereka berencana 1 minggu di Singapore. Sedangkan EHS hanya akan mengunjungi mereka dari Jumat sampai Minggu, sekalian jalan-jalan. Inginnya sih ke Universal Studio juga, tapi ternyata mereka berangkat lebih dahulu. Jadi EHS kebagian Legoland dan Hello Kitty Town. Karena waktunya mepet, dan EHS males ribet nunggu taxi dll, maka EHS memutuskan untuk membeli jasa tour dari WTS Travel. Berkumpul di Singapore Flyer, dapat transport ke Legoland, tiket masuk Legoland, transport ke Putri Harbour buat ke Hello Kitty Town, tiket masuk Hello Kitty Town dan transport balik ke Singapore Flyer. Semua itu ditebus dengan harga SGD 110. Mahal, iya emang agak mahal. Tapi EHS males repot, dan akhirnya merasa beruntung karena pada saat di sana, jarang ada transportasi publiknya. Cari taxi saja susahnya minta ampun.


Legoland


Theme park ini berada di Johor Bahru. Sesuai namanya, theme park ini isinya semua adalah Lego. Ada 1 daerah isinya miniatur Asia, ada miniatur dunia Star Wars (yang EHS ga seberapa tau, karena bukan penggemar Star Wars). Rata-rata semua mainan buat anak kecil. Karena EHS bukan penggemar Lego, maka EHS ga seberapa menikmati theme park yang satu ini. Untungnya teman EHS ini pengoleksi Lego, jadi dia kelihatan enjoy-enjoy saja.

Saturday, March 19, 2016

Hal Gratis Yang Bisa Didapat Di Macau


Macau merupakan daerah khusus yang memiliki administrasi sendiri (SAR) dari Negara Tiongkok. Karena mempunyai hak tersebut, maka mengunjungi Macau seperti mengunjungi suatu Negara tersendiri, dengan peraturannya sendiri, mata uang sendiri (walaupun CNY dan HKD tetap diterima), dan dahulu juga mempunyai cap masuk pada paspor sendiri (tapi terakhir ke Macau, cap sudah tidak diberikan).

Friday, February 12, 2016

10 Hal Yang Harus Dilakukan Di Hong Kong

Hong Kong merupakan salah satu destinasi favorit banyak orang Indonesia. Mungkin karena pariwisatanya yang digarap dengan bagus, makanannya yang banyak disukai orang dan yang pasti surge belanja karena Hong Kong ini bebas pajak. Dan untuk membantu Sahabat EHSNOUTA menjelajah Hong Kong, EHS akan memberikan poin-poin yang menjadi kesukaan EHS.

Friday, January 15, 2016

Japan 2015: Mengejar Harry Potter di Universal Studios Japan

Klik untuk melihat Itinerary Japan 2015


Rabu, 7 Oktober 2015

Hari ini rencananya pergi ke Universal Studios Japan (USJ). Theme Park brand Universal Studios pertama di Asia. Dan tempat ini merupakan tujuan utama EHS untuk berkunjung ke Jepang, karena EHS fans berat terhadap salah satu karakter yang diusung oleh USJ, Harry Potter.

Sebelum memasuki USJ, kita akan melewati Universal Citywalk Osaka. Universal Citywalk Osaka merupakan shopping mall yang berisi segala sesuatu tentang USJ maupun Osaka. Ada Universal hotel, banyak restoran dan toko yang menjual souvenir termasuk souvenir dari Universal Studios dan Osaka. Selain itu, ada Osaka Takoyaki Museum yang berisi vendor-vendor takoyaki yang lumayan terkenal.

Saturday, January 9, 2016

Japan 2015: Toei Eigamura Kyoto

Klik untuk melihat Itinerary Japan 2015

Selamat Tahun Baru

Wah, telat ya? Ga papa deh, tahun baru EHS banyak acara sih, jadinya tidak sempat untuk update di blog.


Selasa, 6 Oktober 2015

Kali ini EHS akan membahas sebuah theme park yang bertemakan Tokyo lama. Sebetulnya tempat ini merupakan studio untuk set film-film kerajaan maupun Tokyo pada masa lampau. Ada 200 film yang diambil di tempat ini setiap tahun (ini kata websitenya Toei Eigamura).  Dan di sini pula, kita dapat menemukan karakter-karakter pada jaman EDO, seperti Ninja, Geisha, Samurai, dan bahkan ada show-show menarik yang walaupun dalan Bahasa Jepang, dengan anehnya EHS dan teman-teman bisa menikmati dan ikut terbawa arus cerita. Tiket masuknya sebesar JPY 2,200.

Sebetulnya bukan tujuan EHS untuk datang ke sini. Tapi utungnya teman EHS bersikeras untuk datang, dan EHS juga suka. Itulah salah satu keuntungan pergi dengan banyak orang, yang berpikir ada banyak. Tapi juga ada tidak enaknya juga, karena keinginannya banyak, jadi harus saling mengalah. Tapi secara keseluruhan, pergi sama teman itu enak banget, ceria terus hahaha ..


Kembali ke Toei, sebetulnya theme park ini bagus, sayangnya kurang ramai. Mungkin warga Jepang sudah bosan dengan theme park satu ini, sehingga terkesan sepi, seperti saat ada pertarungan antara ninja dan samurai di tengah jalan yang belum beraspal. Dan kebanyakan pengunjungnya merupakan acara tour dari sekolah, jadi isinya anak-anak kecil semua #kecewa. Misal isinya banyak cewek cantik dan sexy, selanjutnya mereka menyewa kostum-kostum dan dipakai seminim mungkin, pasti theme park ini jauh lebih menyenangkan hahaha .. 

Simak saja foto-foto di bawah ini. 



Friday, December 25, 2015

Japan 2015: Arashiyama, Kinkaku-ji, Higashiyama, Kiyomizudera, Fushimi Inari

Klik untuk melihat Itinerary Japan 2015

Sebelum melanjutkan cerita, EHS mau mengucapkan Selamat Hari Natal bagi Sahabat EHSNOUTA yang merayakannya. 


Setelah beberapa hari di Tokyo yang dilewati dengan (kebanyakan) belanja, rasanya perjalanan EHS di Jepang dimulai sejak di Kyoto. Salah EHS sendiri sih, karena EHS sudah tau kalau Tokyo kebanyakan tempat perbelanjaanya yang terkenal, justru menyediakan hari paling lama di sana. Sebetulnya Tokyo juga tidak melulu tempat belanja, ada Disneyland and Sea yang karena cuaca tidak bersahabat jadi banyak acara dibatalkan, selain itu seharusnya ada Fujiko F. Fujio Museum alias Doraemon Museum yang EHS tidak datangi karena luar kota (dan EHS sedikit menyesal T.T), dan juga ada Edo Museum (outdoor) yang juga terletak di luar kota. Tapi untungnya EHS sudah memiliki pola pikir dengan ekspektasi yang rendah, terkadang sesuatu yang biasa bisa menjadi kejutan.


Senin, 5 Oktober 2015

Setelah semalaman tidur nyenyak di dalam bus, sampai juga di Kyoto. Keluar dari bus, kita sudah disambut oleh udara dingin di Kyoto dengan sedikit kabut. Ya, inilah yang kucari. Jalan sedikit keluar dari Kyoto Station, aku sudah merasakan kalau bakal jatuh cinta sama kota ini. Ritme hidupnya, suhunya, jalan-jalan menuju penginapan beserta banyak restaurant kecil yang menawarkan menu sarapan pagi yang baru saja matang, café-cafénya, semua aku suka. Kurapatkan jaketku karena tidak beberapa lama, aku mulai kedinginan.

Sesampai di penginapan, kita menitipkan barang dan membersihkan diri dari dosa-dosa yang kita lakukan selama di bus. Cemilan di Jepang memang enak-enak. Karena sebelum tidur makan banyak, maka bengkak juga akhirnya wajahku. Padahal di Kyoto ini bakal banyak tempat wisata yang dikunjungi. Yah, berharap saja wajah bengkaknya cepat menyusut.

Jam menunjukkan pukul 10.00. Lagi-lagi jadwal meleset, sehingga aku harus memutar otak untuk membuang sebagian jadwal dan memikirkan rute maupun alat transportasi yang akan digunakan. Untungnya juga, jadwal yang dibuang memang terkenal bagusnya kalau musim bunga sakura. Jadi tidak terlalu menyesal juga.

Arashiyama

Untuk menuju Arashiyama, kita perlu kembali ke Kyoto Station. Enaknya menginap di Kyoto Station yaitu mudahnya transportasi, karena semua tempat bisa dituju dari Kyoto Station. Jangan malu bertanya, walaupun Kyoto tidak sebesar Tokyo, tapi Kyoto Station juga membingungkan karena banyaknya jalur yang ada.

Arashiyama merupakan daerah di bagian barat Kyoto. Terkenal dengan pemandangan alamnya yang cantik dan sederetan pohon bambunya. Kalau punya waktu banyak, menjelajah Arashiyama sendiri bisa memakan waktu dari pagi hingga sore. Jangan lewatkan menaiki kereta api wisata di sini. Karena EHS tidak punya waktu banyak, maka EHS hanya melewati Bamboo Groves dan Tenryu-ji Temple yang menyembah dewa petir.


Friday, December 18, 2015

Japan 2015 Shopping Time Part 2 (Skytree, Ginza, Odaiba, Harajuku, Shibuya)

Klik untuk melihat Itinerary Japan 2015

Di postingan kali ini, EHS akan gabung 2 hari yang isinya belanja semua. Sebetulnya bukan belanjanya yang heboh, karena teman-teman EHS hanya belanja sepatu. Di Tokyo, daerah-daerah yang terkenal memang merupakan daerah belanja. Sebut saja Shinjuku, Harajuku, Shibuya, Ginza yang namanya sangat popular, itu semua merupakan tempat belanja dengan karakter masing-masing.


Sabtu, 3 Oktober 2015

Tokyo Skytree dan Tokyo Solamachi


Tokyo Skytree ini menara pemancar TV tertinggi di Jepang menggantikan Tokyo Tower dan menjadi landmark Tokyo. Terdapat 2 tempat observasi dengan ketinggian 350 meter dan 450 meter, yang menjadikan tempat ini observasi tertinggi di dunia. Kita dapat naik ke atas dengan membayar JPY 2,060 untuk yang pertama, dan tambahan JPY 1,030 kalau ingin mengunjungi yang tertinggi. Tentu saja EHS tidak naik. Kan sudah EHS bilang, tiba-tiba uang Yen EHS minipis tanpa sebab yang penting hahaha .. Dan akhirnya EHS dan teman-teman ke Tokyo Solamachi, mall yang berada tepat di bawah Tokyo Skytree. Kita ke Tokyo Solamachi tujuannya hanya satu, cari counter Onitsuka Tiger, merk sepatu ternama dari Jepang. Dan Jepang terkenal dengan barangnya yang dijual dalam negeri bakal lebih mahal tetapi lebih bagus daripada buat ekspor. Makanya teman-teman EHS ke Onitsuka Tiger buat cari yang Japan Made yang tidak akan bisa ditemukan di Negara lain.

Friday, December 11, 2015

Japan 2015: Shopping Time Part 1 (Gotemba, Shinjuku)

Klik untuk melihat Itinerary Japan 2015

Setiap pergi berwisata, EHS selalu menyiapkan dana untuk belanja. Biasanya sih tidak banyak, dan kebanyakan juga masih sisa. Berhubung kali ini perginya sama teman-teman, maka EHS menyiapkan dana lebih untuk belanja (masih dalam kadar yang tidak berlebihan kok). Tidak mau juga kan, kalo yang lainnya belanja dan kamu hanya duduk dan prihatin hehehe ..


Jumat, 2 Oktober 2015

Tujuan hari ini adalah Gotemba Premium Outlet yang terletak di luar Tokyo. Gotemba merupakan kota kecil dekat dengan Gunung Fuji. Dalam rencana awal, EHS inginnya pergi ke Hakone Area dengan menggunakan Hakone Free Pass. Dengan Hakone Free Pass, kita dapat mengakses berbagai macam transportasi di Hakone untuk minimal 2 hari. Harga 2 hari pass JPY 5,140 dan 3 hari JPY 5,640. Atraksi utama di Hakone adalah ke puncak Owakudani dan berlayar di Lake Ashi. Sayangnya Owakudani sedang ditutup karena menaiknya aktivitas dari gunung tersebut. Karena harga yang mahal tapi tidak lengkap, maka EHS memutuskan untuk tidak ke Hakone tapi hanya ke Gotemba Premium Outlet saja. Website Hakone Free Pass dapat dilihat di Odakyu dan referensi lain di Japan Guide.

Friday, November 27, 2015

Japan 2015: Tokyo Disneyland and Disney Sea

Klik untuk melihat Itinerary Japan 2015


Kamis, 1 Oktober 2015.

Setiap orang dewasa pasti pernah mengalami masa muda. Seperti kita juga, biar pun belum bisa dibilang dewasa seutuhnya (soalnya kadang kita kekanak-kananan), tapi kita mau merasakan kembali saat-saat indah itu. Makanya jadwal kita kali ini adalah ke Disneyland dan Disney Sea.

Friday, November 13, 2015

Japan 2015: Asakusa, Ameyoko, Akihabara

Klik untuk melihat Itinerary Japan 2015



Rabu, 30 September 2015.

Hari ini merupakan hari pertama EHS menginjakkan kaki di Tokyo. Ada perasaan campur aduk di dalam hati EHS, antara excited ingin menaklukan jadwal dan capai yang luar biasa. Gara-gara tidur tidak nyenyak di bandara (bisa dilihat di sini Tidur Di Bandara Haneda), EHS merasa hampir sakit. Padahal EHS sudah makan, minum vitamin, tapi EHS merasa masih ‘ngeleyang’ (baca ringan atau setengah melayang). Padahal dulu sewaktu masih di rumah, EHS bilang pada teman-teman, kalau ikut EHS itu lumayan berat, karena EHS berusaha mengeluarkan uang seminim mungkin. Ga taunya EHS sendiri yang tumbang, sedangkan teman EHS masih segar bugar.

Maksud hati bakal bangun jam 5.30 pagi, bersih-bersih, beli tiket terusan, terus siap mengeksplore Tokyo. Ga taunya loket tiketnya buka jam 08.00. Ya sudah, mau ga mau tetap harus menunggu. By the way, kereta api di Tokyo ini banyak macamnya. Ada yang bernama JR, Subway, Metro, dan beberapa milik pribadi. Tiga pertama ini paling sering dipakai turis. Hari ini, EHS rencananya membeli tiket Welcome! Tokyo Subway Ticket 1 day seharga JPY 1200, yang dapat digunakan untuk perjalanan dari bandara ke Tokyo (sekali pakai) dan tiket terusan selama 1 hari (sampai jam 12 malam) menggunakan Subway dan Metro. Maka itu, EHS menjadwalkan ke Asakusa, Tsukiji Fish Market, Ameya Yokocho, Akihabara, Tokyo Skytree, yang semua dapat dicapai memakai Subway dan Metro.